Skip to main content

Fungsi kapasitor kipas angin

Fungsi kapasitor kipas angin - Bagi sobat yang sering memperbaiki atau membongkar kipas angin pasti sering menjumpai sebuah komponen berwarna hitam berbentuk kotak yang berada didekat body dinamo, yap..itulah yang dinamakan kapasitor kipas angin. Apa fungsi kapasitor kipas angin tersebut?, sebelum kita membahas mengenai fungsi kapasitor kipas angin pada mesin kipas angin, sebelumnya saya ingin sedikit menjelaskan, kapasitor atau yang biasa juga disebut kondensator adalah sebuah komponen yang berfungsi Sebagai penyimpan tegangan atau muatan arus listrik, dan juga sebagai isolator yang menghambat arus DC dan konduktor yang bisa melewati arus AC.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Kipas Angin Mati Tidak Berputar

Pada sebuah unit motor penggerak (dinamo), kapasitor sangat berpengaruh dan berperan sekali dalam membantu proses putaran. Ada dua istilah/kategori untuk kapasitor yang digunakan dalam hal ini, biasa disebut kapasitor running dan kapasitor starting. Nah, kebanyakan pada kipas angin untuk kapasitor yang digunakan adalah type kapasitor starting. Pernahkah sobat mendapati kerusakan kipas angin, kipas dibantu putar dulu dengan tangan baru kipas anginnya berputar/bekerja dengan normal?, atau putarannya melambat?, Nah itulah merupakan salah satu fungsi kapasitor kipas angin. Kapasitor kipas angin berfungsi sebagai starting atau start, memanfaatkan muatan listrik yang tersimpan dalam kapasitor serta memberikan torsi start atau tenaga yang kuat untuk memulai putaran pada kipas angin.

Fungsi kapasitor kipas angin

Baca Juga : Cara memperbaiki kipas angin berdengung tidak berputar

Bagaimana sobat, sudah paham kan tentang fungsi kapasitor kipas angin?, semoga sudah jelas. terkadang ada juga sobat tuser yang masih pemula seperti saya yang masih belum mengetahui apa fungsi kapasitor kipas angin ini. Sebagai tambahan, dibawah ini sekalian saya ingin sharing berbagai macam kerusakan kipas angin beserta solusinya, silahkan dibaca.


Kipas Angin Tidak Berputar

1. Cabut Kabel power dari stop kontak.

2. Tidurkan posisi kipas angin, buka baut dudukan bawah dengan menggunakan obeng.

3. Cek kabel power dengan memakai multitester atau avometer. Apabila ada salah satu kabel ada yang putus atau tidak tersambung, solder ulang kabel tersebut atau sambung kembali. Apabila kabel power sudah rusak atau terbakar, sebaiknya diganti dengan kabel power yang baru. Kabel power ini bisa sobat beli di toko listrik/elektronik.

4. Periksa switch atau saklar menggunakan  avometer. Caranya, tempelkan kabel avometer pertama ke ujung saklar dan kabel avometer  kedua ke switch pertama, kedua, ketiga sebanyak saklar yang ada secara bergantian sampai kondisi dipastikan tersambung sempurna. Jarum pada avometer bergerak ke kanan, berarti normal. Jika jarum tidak bergerak ke kanan artinya saklar sudah rusak, sebaiknya dilepas dan diganti dengan yang baru

5. Apabila kipas angin memiliki timer, pastikan timer tersebut dalam kondisi normal atau tidak rusak, cek dengan cara menempelkan kedua ujung timer pada masing-masing ujung kabel avometer. Apabila jarum avometer bergerak ke kanan artinya timer dalam kondisi yang normal.

6. Jika sobat sudah memeriksa kabel power, switch dan timer, tetapi kipas masih belum juga berputar, periksa dinamo kipasnya.

7. Jika kondisi dinamo tidak bergetar atau tidak berdengung sama sekali, bongkar bagian spul dinamo, periksa apakah ada tanda-tanda terbakar atau tidak. Jika terdapat tanda terbakar, ganti dinamo  atau gulung ulang dinamo kipas angin tersebut.

8. JIka tidak ada tanda-tanda terbakar pada spul, kemungkinan besar thermofuse yang terpasang pada sela-sela gulungan spul dinamo telah putus. Cara mengatasinya, thermofuse dilepas atau dipotong. Lalu sambungkan antara kedua potongan tersebut atau ganti dengan themofuse yang baru dan sambung spul seperti semula.


Kipas Angin Berputar pelan

1. Cabut kabel power dari stop kontak.

2. Lepaskan komponen bagian atas kipas angin, mulai dari bodi, kunci baling-baling, dan baling-baling kipasnya.

3. Periksa bagian boost as yang berongga, perlu diganti atau hanya perlu dibongkar, lalu dibersihkan dan diberi minyak oli/pelumas pada posisi as dan boost as.

4. Jika dengan cara memasang ulang dan melumasi bagian spul atau mesin, Kipas angin masih berputar pelan, periksa gulungan dinamo nya. Jika hasil tegangan kumparan dinamo sudah melemah, sobat harus mengganti atau menggulung ulang dinamo tersebut. Penggulungan bisa dilakukan di tempat penggulungan spul/dinamo.


Suara Kipas Angin Suara Berisik

1. Suara kipas angin ribut/berisik bisa karena baling-baling kipas angin berputar tidak seimbang, periksa keseimbangan putaran kipas.

2. kemungkinan baut pengikat kipas terhadap poros sudah kendor, periksa baut pengikat dan coba kencangkan.

3. Rumah kipas kendor atau bersentuhan dengan baling-baling kipas, coba cek dan perbaiki posisinya.

4. Coba bongkar semua yang berhubungan dengan baling-baling, lalu dibersihkan, kemudian pasang ulang kembali dengan benar.

Baiklah sobat, demikian tadi pembahasan mengenai fungsi kapasitor kipas angin. semoga bisa dimengerti dan bermanfaat buat kita.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close