Skip to main content

Modifikasi mulititester UNI-T UT33C agar lebih kuat dan tahan terhadap arus yang tinggi.

Memodifikasi multimeter UNI-T UT33C untuk meningkatkan ketahanan  - Uni-Trend (UNI-T) adalah perusahaan Cina yang relatif baru (didirikan pada awal 90-an) yang telah memperoleh cukup banyak pangsa pasar terutama di Eropa. Mereka menghasilkan semua jenis alat uji ukur seperti multimeter, osiloskop, termometer, dll. Salah satu produk mereka yang tidak asing lagi bagi teknisi adalah miltitester UNI-T UT33C.

Baca Juga : Cara Membuat ESR Meter Analog Pengukur Elco Paling Akurat

UNI-T UT33C

Alat ukur ini sangat digemari baik pengguna asia maupun dari eropa, karena UNI-T UT33C mempunyai kualitas yang cukup baik walaupun memiliki beberapa sedikit kelemahan, tetapi semua itu tertutupi dengan harga yang cukup murah dibandingkan multitester lain yang kualitasnya dibawah multitester UNI-T UT33C ini. Secara keseluruhan, banyak dari produk Uni-Trend (UNI-T) yang layak untuk dicoba, tetapi pastikan untuk membaca ulasan apa pun jika sobat ingin membelinya.

Baca Juga : ESR Meter Analog menggunakan IC OP Amp 741

Untuk menutupi kelemahan mulititester UNI-T UT33C ini, saya ingin sedikit memberikan tips bagaimana cara memodifikasi mutimeter digital merk UNI-T UT33C agar lebih tahan dari penggunaan yang salah oleh pengguna itu sendiri. Sebenarnya kita bukan bermaksud atau menganggap kita lebih pintar dari bikinan pabrik, setidaknya cara ini bisa melindungi mulititester UNI-T UT33C  dari kerusakan yang bisa merugikan kita sendiri dari segi finansial.

Sebelum melakukan modifikasi pada mulititester UNI-T UT33C ini, saya sedikit mengungatkan bahwa mengubah sirkuit multimeter secara inheren bisa berbahaya, bahkan perubahan kecil dapat menyebabkan cedera serius. Modifikasi yang dilakukan pada mulititester UNI-T UT33C ini hanya sekedar untuk tujuan pendidikan saja, Saya tidak bertanggung jawab atas konsekuensi kerusakan yang diderita oleh siapa pun yang menggunakan informasi ini.

Baca Juga : Jual Kit ESR Meter analog murah dilengkapi indikator short dan buzzer

Dalam postingan artikel ini saya akan membahas tentang beberapa modifikasi yang akan kita lakukan untuk meningkatkan daya tahan mulitimeter UNI-T UT33C. Bagaimana caranya?, silahkan kita simak bersama pada tulisan dibawah berikit ini :

1. Menambahkan sekring sekitar 10 A pada sirkuit PCB.
Saya memasang sekering tambahan untuk kisaran 10A pada alat ini. Perhatikan pada PCB, kita tidak perlu repot-repot memodifikasi tempat sekring, pabrikan sudah menyediakan tempat pemasangan sekring tambahan pada pcb mulitimeter UNI-T UT33C ini. Jadi caranya sobat cukup memasang sekring pada jalur yang sudah disediakan, selanjutnya memotong jalur yang terhubung paralel dengan pcb sekering tersebut (lihat pada gambar). Tambahkan selembar kapton tape (untuk melindungi PCB jika sekeringnya pecah) kemudian menyolder 2 buah pemegang sekering.

UNI-T UT33C

2. Menambahkan varistor pada konektor V / Ohm / mA
Modifikasi selanjutnya adalah penambahan varistor (m) etal (o) xide (v) untuk konektor V / O / mA yang secara teori seharusnya menghentikan lonjakan tegangan dan transien (misalnya ESD). MOV terhubung antara keluarnya PTC dan COM. Karena selebaran yang menyertai meteran mengatakan bahwa tegangan maksimum (termasuk tegangan lebih transien) antara terminal dan ground adalah 500V RMS.

UNI-T UT33C

saya menggunakan MOV 420V, 560V DC B72210S0421K101 yang dibuat oleh EPCOS. Nilai yang lebih rendah (385 VAC / 505V DC) bisa lebih baik untuk perlindungan tetapi juga akan mengurangi tegangan AC maksimum yang dapat diukur multimeter. Skema yang dimodifikasi (komponen yang ditambahkan ditandai dengan warna merah).

UNI-T UT33C

Untuk keseluruhan skema mulitimeter UNI-T UT33C, sobat bisa dapatkan di ElektroTanya: https://elektrotanya.com/multimeter_ut33c_sch.pdf/download.html

UNI-T UT33C

Demikian tadi sedikit tips cara Modifikasi mulititester UNI-T UT33C agar lebih kuat dan tahan terhadap arus yang tinggi.. semoga tips ini bisa bermanfaaat.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close