Skip to main content

Cara Kerja Vitamin C Dalam Tubuh

Cara Kerja Vitamin C Dalam Tubuh - Vitamin merupakan material pembangun yang dibutuhkan oleh tubuh kita, vitamin ini di butuhkan dalam jumlah kecil agar tubuh kita dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kenapa dalam jumlah kecil? karena vitamin kalau kita lihat satuannya adalah microgram, milligram, dan itu sangat kecil sekali. Tapi dalam jumlah yang kecil ini sangat sangat penting bagi tubuh kita agar dapat berfungsi dengan baik.

Di dalam tubuh kita terdapat 3 pekerja, pekerja yang pertama berfungsi sebagai pembangun, pekerja yang kedua sebagai defender, kemudian pekerja yang ketiga sebagai maintenance worker. Jadi maintenance worker ini kalau kita ibaratkan seperti pekerja harian, dan ketiga pekerja ini semuanya membutuhkan vitamin agar dapat bekerja dengan baik.

Vitamin ada 2 jenis, jenis yang pertama adalah water soluble atau vitamin yang larut air, dan jenis vitamin yang kedua yaitu fat soluble atau disebut juga vitamin larut lemak. Disini kita juga akan membahas satu persatu bagaimana vitamin vitamin ini bekerja dalam tubuh kita, bagaimana di transportasi, bagaimana vitamin ini disimpan, dan bagaimana vitamin ini di buang dalam tubuh.

Yang pertama kita bahas dulu cara kerja vitamin yang larut air, contohnya seperti vitamin C dan vitamin B. Vitamin B sendiri ada 8 jenis vitamin, yang sering disebut juga vitamin B Kompleks, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12. Vitamin C dan vitamin B kompleks ini dapat mudah sekali masuk dalam tubuh, dapat mudah sekali masuk dalam saluran pembuluh darah kita.

Karena di dalam pembuluh darah kita 83% isinya cairan dan berupa plasma darah, jadi vitamin C dan B mudah sekali di edarkan ke seluruh tubuh dan dapat diserap oleh tubuh kita. Sedangkan vitamin vitamin yang larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K itu untuk masuk ke dalam tubuh akan melewati lambung dan usus.

Cara Kerja Vitamin C

Jadi saat itu liver atau hati akan menghasilkan yang namanya cairan empedu, cairan empedu ini bertugas untuk memecah lemak, artinya lemak ini dapat digunakan karena vitamin tersebut larut dalam lemak sehingga dapat masuk dan di serap oleh dinding usus, kemudian masuk ke dalam pembuluh darah. Itu pun vitamin vitamin ini akan membutuhkan protein sebagai alat transportasi.

Jadi tidak seperti vitamin C dan B yang larut air tadi, vitamin vitamin yang larut lemak ini akan membutuhkan transportasi, istilahnya kalau kita bilang taksi, taksinya ini berupa apa? berupa protein. Untuk dapat diedarkan di seluruh tubuh maka vitamin membutuhkan transportasi yaitu “PROTEIN”, itu dari segi transportasinya.

Kemudian yang kedua dari segi bagaimana vitamin vitamin tersebut dapat disimpan di dalam tubuh. Kita bahas dulu vitamin yang larut air,  jadi vitamin C dan vitamin B itu tidak dapat di simpan dalam tubuh dalam jangka waktu lama, Contohnya kita mengkonsumsi vitamin C atau vitamin B, dua jam atau 3 jam lagi saat kita buang air kecil vitamin itu akan ikut terbuang,  kenapa ? karena larut dalam air. Jadi sangat mudah sekali di keluarkan melalui ginjal kita.

Apa bedanya dengan vitamin yang larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K?,  vitamin A, D, E, dan K yang larut di dalam lemak tadi itu akan disimpan di dalam hati, dan disimpan dari dalam sel-sel lemak di dalam tubuh.  Jadi vitamin vitamin tersebut tidak mudah di buang oleh tubuh. Kita juga harus membatasi asupan asupan vitamin, karena vitamin vitamin ini dapat disimpan.

Baca Juga : 6 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi

Kita akan berikan contoh untuk vitamin yang larut dalam lemak. Misalkan di dapur anda ada sebuah lemari makanan, anda dapat menyimpan makanan disana, ibaratkan lemari makanan ini adalah hati anda. Jadi hati anda yang berfungsi menyimpan vitamin vitamin yang larut lemak, anda tidak mungkin mengkonsumsinya berlebihan, karena vitamin vitamin ini akan membebani liver anda jika anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

Sama misalnya dalam lemari makanan anda itu penuh dengan makanan, jadi saat dibutuhkan kita dapat mengambil dari lemari makanan tersebut. Kurang lebih sama kerjanya dengan tubuh kita. Saat tubuh anda membutuhkan vitamin-vitamin tersebut, maka tubuh anda akan mengambil dari tempat penyimpanannya. Dengan catatan tempat penyimpanannya harus dalam keadaan baik.

Tanpa adanya vitamin vitamin tersebut tubuh kita tidak akan simbang, jadi tubuh kita akan  mudah mengalami masalah masalah seperti kelelahan, kerusakan syaraf, gangguan jantung, dan berapa penyakit seperti ricketsia dan scurvy. Namun di sisi lain,  terlalu banyak mengkonsumsi vitamin dalam jumlah berlebihan juga merupakan racun bagi tubuh anda. Dan yang terbaik adalah anda mengkonsumsi vitamin yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close