Skip to main content


Kecanduan game (online): Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kecanduan game (online): Penyebab dan Cara Mengatasinya - Apakah Anda hobi main game? Bahkan kecanduan untuk memainkannya? Apa yang menyebabkan kecanduan game? Mereka mungkin hanya mencoba-coba pada awalnya, berulang kali mencoba dengan rasa ingin tahu, dan ingin tahu lebih banyak lagi. Mungkin itu penyebab pertama karena keingintahuan mereka sebelum masuk ketahap kecanduan game.

Jadi apa saja penyebab seseorang bisa menjadi kecanduan game atau pecandu game? Jika kita berbicara tentang penyebab pertama alasannya adalah karena keingintahuannya, Apakah kecanduan game termasuk sebagai gangguan mental? Memang kecanduan game sebenarnya adalah salah satu gangguan, yaitu gangguan mental.

Jadi apabila intensitasnya masih berjalan selama satu atau dua bulan, itu belum termasuk dalam kecanduan game. Namun jika sudah setahun, itu sudah dikonfirmasi sebagai kecanduan game. Bagaimana seseorang dikonfirmasi kecanduan game? Jika mereka memiliki kriteria ini seperti ; Pertama, mereka memprioritaskan game lebih baik daripada kegiatan penting lainnya. Kedua Jika intensitasnya sudah berjalan satu tahun atau lebih.

Apa efek berbahaya dari kecanduan game ini? Ketika seseorang kecanduan game online, itu berpengaruh buruk pada kehidupan sehari-hari mereka, kehidupan mereka dari aktivitas sosial, lalu pekerjaan, juga kegiatan yang mereka lakukan, serta memberikan efek buruk pada kegiatan mereka di lingkungan, itu bisa menjadi indikator.

Jika tidak mengganggu kegiatan mereka, hal itu tidak dinyatakan sebagai kecanduan game. Misalnya ada yang berkata, "Oh, dia kecanduan game online" Tapi faktanya dia masih berprestasi di perguruan tinggi, atau pekerjaannya tidak terganggu. Jadi itu tidak termasuk kecanduan game.

Kecanduan game

Sebagai contoh, jika seseorang tidak suka kehidupan sosial, Lalu jika dia melewatkan pekerjaan, atau bahkan berhenti dari pekerjaannya, atau jika dia tidak dapat melakukan kegiatan lain selain bermain game, Jadi itulah yang disebut dengan kecanduan game.

Lalu apa yang membuat seseorang kecanduan game online? Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, Itu bisa jadi karena orang tuanya sibuk, mungkin dia mendapat banyak tugas di perguruan tinggi, atau ada banyak pekerjaan rumah sekolah, lalu mencari "Escape Zone", itu disebut faktor pendukung.

Kemudian bagaimana caranya memulihkan seseorang yang sudah kecanduan game? Seseorang yang kecanduan game butuh terapi. Mereka butuh perawatan terapi psikologis yang lama, artinya orang tersebut tidak dapat melakukan terapi psikologis hanya sekali atau dua kali kemudian selesai, setidaknya perlu perawatan minimum dua atau tiga bulan, dan bahkan untuk perubahan perilaku yang lebih baik butuh perawatan enam bulan.

Jadi selama enam bulan harus di perhatikan oleh psikolog. Terapi harus dilakukan secara kontinu, terlebih lagi untuk anak-anak Terapi ini bisa dikatakan tidak mudah untuk mengubah kebiasaan menjadi satu situasi yang baik, mereka mungkin mengamuk. Namun kasusnya bisa berbeda dengan orang dewasa yang kecanduan permainan, mereka sadar bahwa mereka ingin mengubahnya. Tapi untuk anak-anak, biasanya mereka pergi ke terapi dengan orang tua mereka, jadi perawatannya memakan waktu lebih lama.

Baca Juga : 5 Terapi Yang Dapat Mempercepat Proses Penyembuhan

Apa tanda-tanda fisik seseorang dengan kecanduan game? Orang yang kecanduan game sebagian besar mereka tidak memiliki masalah fisik, tapi mereka cenderung untuk menyendiri, tidak peduli pada lingkungan sekitar dan menjauh dari teman-temannya. Hal tersebut tentu saja mengganggu kehidupan sosialnya.

Jadi kecanduan game online saat ini merupakan suatu masalah yang serius yang harus kita perhatikan, jangan sampai kita atau anggota keluarga terkena gangguan ini. Jalin komunikasi yang baik antar anggota keluarga agar masing-masing tidak mencari kesibukannya sendiri-sendiri. Semoga bermanfaat.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close