Skip to main content

5 Penyakit yang Akan Dialami Oleh Penderita Obesitas

5 Penyakit yang Akan Dialami Oleh Penderita Obesitas - Hai sobat Montirbox, kembali kita membahas tentang kesehatan yaitu mengenai apa saja penyakit yang bisa dialami bagi seseorang yang mengalami obesitas, namun sebelumnya apa itu obesitas? obesitas adalah suatu kondisi dimana tubuh mengalami penumpukan lemak yang sangat tinggi dan mengakibatkan tubuh mengalamai overweight atau kegemukan.

Penyakit apa yang sering dialami oleh penderita obesitas?, Mari kita baca bersama ulasannya dibawah ini :

Yang pertama adalah diabetes. Beberapa ahli mengatakan bahwa lingkar perut yang memiliki ukuran lebih dari 90 cm untuk pria dan lebih dari 89 cm untuk wanita memiliki faktor resiko tinggi terhadap penyakit diabetes, atau di Indonesia disebut dengan kencing manis. Ketika lingkar perut lebih besar, tentu saja isinya adalah lemak. Lemak tersebut dinamakan lemak subcutant, yaitu lemak di bawah kulit, dan sebenarnya lemak itu tidak berbahaya.

Ada juga lemak yang berada di organ yang bernama lemak visceral, lemak inilah yang berbahaya bagi tubuh anda. Mungkin bagi anda yang obesitas, banyak yang berpikir memilih jalan instan, yaitu seperti sedot lemak. Yang perlu anda ketahui, sedot lemak yang dilakukan sampai saat ini adalah sedot lemak pada lemak subkutan.

Sebenarnya bukan lemak subkutan yang berbahaya, yang berbahaya adalah lemak di organ tadi, lemak itu tidak bisa disedot. Bagaimana cara menyedot lemak di jantung anda? Menyedot lemak di liver, fatty liver, misalnya. Dan pada orang yang gemuk, orang yang obesitas, sensitifitas insulinnya akan berkurang. Jadi bagi pria yang lingkar perutnya di atas 90 cm dan wanita di atas 80 cm, sebaiknya mengatur pola makan atau atur diet anda, dan tambahkan dengan olahraga.

5 Penyakit yang Akan Dialami Oleh Penderita Obesitas

Kita lanjut penyakit yang sering diderita oleh penderita obesitas yang kedua, yaitu resiko hipertensi dan penyakit jantung. Hipertensi adalah tekanan darah tinggi. Ketika lemak tubuh bertambah, lemak tersebut akan tersebar di seluruh tubuh, termasuk di organ. Tadi sudah disebutkan diatas ada lemak subkutan, dan ada yang di organ atau kita sebut dengan visceral yang terdapat di dalam pembuluh darah. Anda bisa bayangkan jika pembuluh darah anda itu seperti selang yang tertutup lemak di dalamnya, maka apa yang terjadi? Tentu saja aliran darahnya akan bertambah deras. Kurang lebih gambaran tekanan darah yang naik seperti itu.

Karena selang atau pembuluh darah terisi dengan lemak, misalkan terisi separuh, maka tekanan darah akan naik. Selain berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi, juga akan berpotensi mengganggu kerja jantung. Maka lama kelamaan, jantung akan kelelahan. Atau jika tersumbat pada pembuluh darah di jantung, nantinya jantung tersebut tidak akan mendapatkan suplai oksigen lagi. Kalaupun dapat, hanya sedikit. Penyakit tersebut atau penyumbatan tadi disebut aterosklerosis.

Lalu kita masuk ke penyakit seorang penderita obesitas selanjutnya, yaitu mengganggu persendian, atau bahasa medisnya adalah osteoarthritis. Ketika berat badan berlebihan, hal itu akan membebani kerja sendi. Mengapa paling sering terjadi di lutut? Karena ketika berdiri, tumpuannya ada di lutut dan di pergelangan kaki, kalau tidak di lutut maka pergelangan kaki yang akan kalah.

Baca Juga : 7 Jenis Buah Yang Bisa Membantu Turunkan Berat Badan

Jadi yang perlu anda perbaiki sebenarnya adalah berat badan anda, Obat anti nyeri hanya memberikan efek pereda nyeri sementara. Anda harus mengatur pola makan anda dan olahraga agar berat badan anda turun. Dengan menurunkan berat badan, sebenarnya anda telah mengurangi resiko kerusakan sendi, pilihlah olahraga yang tidak membebani lutut.

Kemudian yang keempat adalah HNP. Mungkin orang-orang menyebutnya dengan ‘kecetit’ atau syaraf terjepit. Hal ini terjadi pada tulang punggung belakang. Sebenarnya hal ini juga bisa terjadi pada mereka yang berat badannya normal saat mengangkat barang dengan posisi yang salah, atau salah dalam melakukan olahraga. Namun mereka yang obesitas memiiki faktor resiko lebih besar untuk terkena penyakit tersebut, apalagi mereka yang kerjanya lebih banyak duduk, di depan laptop, atau di depan komputer, hal itu meningkatkan resiko terjadinya HNP lebih tinggi.

Penyakit yang sering dialami penderita obesitas yang kelima adalah mendengkur, bahasa kerennya ‘ngorok’. Seorang yang mengalami obesitas dapat meningkatkan resiko mendengkur menjadi lebih besar, dan frekuensinya juga lebih panjang. Sebenarnya mendengkur itu tidak masalah, namun yang ditakutkan adalah ketika terjadi sleep apnea.

Sleep apnea ini dapat berbahaya bagi seseorang yang menderita penyakit jantung, karena bisa menyebabkan kematian mendadak. Sobat Montirbox, bagi anda yang mengalami obesitas atau kegemukan, segera turunkan berat badan anda. Mengapa? Karena tubuh anda itu diibaratkan sebuah mesin. Jika tubuh anda terlalu berat, maka itu artinya tubuh anda membawa beban yang sangat berat. Ibaratnya mesin ini bekerja dengan sangat over dan bekerja di luar batas wajarnya. Semoga artikel bermanfaat.

Source : Dr. Sung

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close