Skip to main content

Penyebab Nyeri Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Penyebab Nyeri Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya - Banyak pertanyaan yang mencul saat seorang wanita mengalami menstruasi, salah satunya seperti ; mengapa saya mengalami nyeri saat menstruasi? anda mengalami nyeri pinggang, nyeri perut, bahkan ada juga yang maag’nya kambuh ketika menstruasi. Ada juga yang tidak bisa bangun dari tidur pada saat menstruasi.

Jadi, nyeri atau kram pada saat menstruasi itu kita sebut dengan dismenorea. Dismenorea itu ada dua, ada dismenorea primer dan ada dismenorea sekunder. Lalu, apa bedanya? Dismenorea primer adalah nyeri yang terjadi karena proses pengeluaran darah kotor. Mengapa disebut dengan darah kotor? Jadi, darah kotor tersebut merupakan sisa dari jaringan endometrium yang dipersiapkan untuk penempelan zigot jika terjadi pembuahan.

Pembuahan tersebut adalah proses bertemunya sperma dengan sel telur. Ketika tidak terjadi pembuahan, maka dinding yang dipersiapkan tadi mulai luruh dan terjadi pendarahan. Di sisi lain, pada proses tersebut terjadi kontraksi otot. Dan juga ada aliran darah yang tidak lancar. Akhirnya, terjadi nyeri pada saat proses menstruasi.

Penyebab Nyeri Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya

Mengapa terjadinya proses kontraksi ini membuat Anda merasa tidak nyaman, nyeri, dan badan lelah? Jadi, seperti selang yang keluar air, ketika kontraksi, selang itu akan dirapatkan, sehingga airnya tidak bisa keluar. Sama seperti pembuluh darah itu tadi, tidak mungkin pada anda para wanita yang menstruasi akan terjadi pendarahan secara terus menerus. Lama-lama bisa anemia dan harus transfusi darah. Jadi, dibutuhkan kontraksi untuk menjepit pembuluh darah tadi supaya darah yang keluar tidak terus menerus.

Lalu, penyebab yang kedua yaitu dismenorea sekunder. Kalau yang ini disebabkan oleh penyakit-penyakit yang lain. Bisa disebabkan oleh endometriosis, kemudian adenomiosis, atau mungkin juga bisa disebabkan oleh PID, atau Pelvic Inflammatory Disease. Jika anda mengalami hal demikian, segeralah kunjungi dokter kandungan supaya dapat diperiksa.

Baca Juga : 6 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi

Kemudian, anda akan ditanya, ‘Sifat nyerinya seperti apa?’, kemudian ‘Sudah berapa lama?’. Lalu ‘Pada saat mens itu seperti apa?’. Kemudian juga akan dilakukan pemeriksaan fisik. Disana akan diraba. Apakah disana terdapat tumor atau masalah yang kita sebut dengan tumor atau benjolan. Jika hal itu terjadi, maka anda bisa ditangani dengan segera. 

Apa saja gejala yang biasa muncul pada wanita yang mengalami menstruasi?

Yang pertama adalah nyeri perut bagian bawah. Biasanya jika anda lihat wanita yang sedang mengalami menstruasi, pasti memegang perutnya pada bagian bawah. Itu menandakan dia merasa nyeri atau mungkin tidak nyaman dengan kondisi itu. 

Jika diberi skala, misalkan diberi nilai 1-10. Kalau 1 itu tidak sakit, dan 10 itu sangat sakit, biasanya nyeri menstruasi itu nilainya di atas 5., dan setiap wanita mempunyai ambang nyeri yang berbeda-beda. Ada yang merasakan sangat nyeri, ada yang merasakan hanya nyeri sedikit, dan ada yang justru tidak merasakan apa-apa.

Kemudian yang kedua, bisa juga mengalami nyeri pada perut bagian atas. Jadi, mereka bisa mengalami kembung, kemudian juga nyeri di bagian lambung.  Ini semua disebabkan oleh stressor. Jadi pada saat mengalami nyeri menstruasi, hal ini menyebabkan stress pada diri anda. Dan akhirnya, terjadi peningkatan asam lambung. Jadi, coba anda perhatikan. Anda merasa nyeri lambung mulai kapan? Apakah pada saat menstruasi? Ataukah saat tidak menstruasi anda juga merasakan nyeri lambung? Jadi, anda bisa cek sendiri.

Lalu, yang ketiga adalah nyeri kepala. Mungkin, ada sebagian dari mereka yang mengalami migrain atau nyeri pada kepala bagian belakang. Hal ini juga bisa disebabkan oleh stress yang diakibatkan nyeri menstruasi tadi.

Kemudian gejala yang keempat, yaitu lemas. Jadi, banyak dari mereka yang malas untuk bangun, malas untuk melakukan aktivitas, kemudian porsi makannya bertambah. Jadi, wajar jika anda yang sedang menstruasi ingin makan sangat banyak. Hal itu tidak masalah.

Kemudian kita masuk ke gejala yang terakhir, yaitu perubahan mood swing atau bisa kita sebut mood imbalance, tidak seimbang. Ini semua diakibatkan karena mungkin anda tidak bisa melakukan aktivitas anda dengan baik. Ketika ada pekerjaan, anda tidak bisa kerjakan. Misalkan anda tidak bisa hang out bersama teman-teman anda dan akhirnya terjadi perubahan mood.

Mungkin anda menjadi mudah marah, mudah tersinggung, tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang satu rumah dan sebagainya. Itu tadi adalah gejala yang muncul. ‘Lalu, bagaimana tispnya untuk mengurangi nyeri pada saat menstruasi?’. Biasanya mereka menggunakan obat-obatan anti nyeri atau untuk merelaksasi otot bagian rahim tadi. 

Bagaimana solusi yang dapat dilakukan secara natural atau secara alamiah tanpa menggunakan obat-obatan? 

1. Yang pertama, anda bisa lakukan olahraga. Dengan anda melakukan olahraga, maka tubuh anda bisa lebih rileks. Olahraga yang dapat anda lakukan adalah olahraga ringan, olahraga yoga, atau olahraga pernapasan. Itu semua dapat membuat tubuh anda menjadi lebih rileks dan meningkatkan ambang nyeri, sehingga anda tidak mudah mengalami nyeri. 

2. Kemudian yang kedua, anda bisa mengatur pola makan anda. Mungkin pada saat menstruasi, anda bisa makan makanan yang hangat, kemudian kurangi pedas, serta kurangi makanan-makanan yang asam. Hal ini juga sangat membantu untuk mengurangi nyeri menstruasi anda.

3. Kemudian yang terakhir, yang keempat adalah tidur di ruangan gelap. Pada saat malam hari tidurlah di ruangan gelap. Tetapi ketika anda masih merasakan nyeri, anda bisa kompres daerah perut bagian bawah anda. 

Semoga informasi singkat ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Dan ada satu lagi, pada saat anda menstruasi sebaiknya jaga kebersihan organ intim anda, jangan dicuci menggunakan sabun sembarangan, memakai wangi-wangian atau parfum, serta pilihlah produk pembalut yang baik dan nyaman untuk anda gunakan.

Demikian tadi artikel mengenai Penyebab Nyeri Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya. Semoga informasi kesehatan ini bisa bermanfaat.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close