Skip to main content

Modal Dasar Kewirausahaan Dalam Membangun Bisnis

Modal Dasar Kewirausahaan Dalam Membangun Bisnis - Apa yang langsung terbersit di pikiran Anda ketika saya menyebutkan kata “MODAL”? Uang. Kebanyakan dari kita memang langsung berpikiran seperti itu. Karena jika tidak ada uang, maka sulit rasanya untuk memulai sebuah usaha. Tetapi, itu adalah sebuah pemikiran yang kurang tepat. Meskipun kita tidak mempunyai uang, bukan berarti kita tidak bisa memulai sebuah usaha.

Karena apa? Karena uang bukan merupakan modal utama dalam membangun bisnis. Mungkin ada juga dari Anda yang berpikiran bahwa Modal adalah Jaringan yang luas atau Network. Uang dan jaringan pertemanan yang luas merupakan modal dalam berbisnis. Tetapi bukan merupakan modal yang paling utama dalam berbisnis. Lantas apa sih sebenarnya modal utama dalam membangun bisnis?, Jawabannya adalah : Kepercayaan dan Kompetensi.

Seperti yang dikatakan oleh pakar ekonomi syariah, yakni Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. Beliau mengatakan bahwa : “Yang menjadi number one capital dalam berbisnis ala Rasulullah adalah sebuah kepercayaan serta kompetensi”. Dua hal ini tidak dapat dipisahkan. Jika tidak ada salah satunya saja, maka bisnis kita tidak akan berjalan lancar.

Membangun Bisnis

Jika kita bisa mendapat kepercayaan dari konsumen kita, tetapi tidak memiliki kompetensi atau tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan untuk melaksanakan apa yang dipercayakan kepada kita, maka usaha kita akan sia-sia saja untuk membangun bisnis tersebut. Contohnya, Anda mendapatkan kepercayaan dari sahabat Anda untuk memulai sebuah usaha dan diberi bantuan modal berupa uang sebesar 25 juta rupiah.

Tetapi pada saat menjalankan usaha bisnis tersebut, ternyata tidak semudah seperti yang telah direncanakan oleh Anda. Anda kesulitan mengelola perusahaan Anda dan tidak dapat menangani permasalahan yang terjadi pada perusahaan Anda. Dan pada akhirnya, bisnis itu berhenti di tengah jalan. Itu artinya Anda tidak kompeten pada usaha bisnis yang sedang anda jalankan. 

Dan apa yang terjadi pada pertemanan Anda dengan sahabat Anda?, mungkin akan sedikit renggang dan kemungkinan besar, sahabat Anda tersebut hilang kepercayaannya kepada Anda. Contoh lainnya, Anda seorang yang cerdas, pengetahuannya luas, dan lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Bisnis misalnya. Itu artinya Anda mempunyai kompetensi dalam berbisnis. Tetapi, Anda dikenal oleh kerabat dan teman-teman Anda sebagai seseorang yang tidak bisa memegang kata-katanya sendiri.

Baca Juga : Cara Bisnis Tanpa Modal, Untung Jutaan Rupiah!

Hari ini bilang A besok bilang B. Anda tidak mempunyai trust dari orang-orang terdekat Anda. Nah, jika Anda menjalankan sebuah bisnis, membangun bisnis jasa misalnya, apakah orang-orang terdekat Anda akan membantu Anda dengan sukarela misalnya meminjamkan modal berupa uang untuk Anda?. Atau Anda menawarkan produk jasa Anda kepada teman-teman Anda, apakah mereka akan langsung tertarik? Saya rasa tidak. Karena Anda sudah dicap sebagai orang yang tidak bisa dipercaya. 

Jadi, meskipun Anda kompeten di suatu bidang usaha, tetapi tidak mempunyai kepercayaan baik itu dari mitra bisnis, konsumen atau pun orang lain, tentu saja bisnis itu tidak akan berjalan dengan lancar. Oleh sebab itu, Trust & Kompetensi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan jika Anda ingin membangun bisnis dan bisnis Anda terus berkembang dan akhirnya Anda menjadi seorang pengusaha yang sukses.

Jadi, intinya adalah Modal Utama dalam Berbisnis itu adalah Diri Anda Sendiri. Jika Anda bisa meyakinkan orang lain bahwa Anda terpercaya dan kompeten di bidang usaha Anda, maka sehebat apapun teknik pemasaran yang dilakukan oleh pesaing Anda, usaha Anda tidak akan goyah. Terkecuali, pesaing Anda tersebut bisa lebih dipercaya daripada Anda. 

Oleh sebab itu, tanamkan dalam diri Anda bahwa dalam berbisnis itu harus jujur apapun yang terjadi. Dan berusahalah sekuat tenaga untuk menjalankan apa yang dipercayakan kepada Anda. Itulah sedikit pembahasan kita mengenai Modal Utama atau Modal Dasar Kewirausahaan Dalam Membangun Bisnis, semoga bisa memberikan inspirasi dan manfaat buat kita.

Rasulullah S.A.W bersabda :
"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
(HR. Al-Bukhari)

Jika ada pertanyaan silahkan tanya di komentar atau kirim email ke montirbox@gmail.com.
Buka Komentar
Tutup Komentar
close